Tinggalkan Racikan Rumit, Gen Z Mulai Beralih ke Koktail Kalengan Premium

Tinggalkan Racikan Rumit, Gen Z Mulai Beralih ke Koktail Kalengan Premium

Gen Z alias Generasi Z kini mulai meninggalkan cara minum tradisional dan beralih ke minuman koktail kemasan kaleng atau ready to drink (RTD).-Makansedap.id-Semenovp/Getty Images

- -

JAKARTA, Makansedap.id — Tren konsumsi minuman beralkohol di kalangan generasi muda mengalami pergeseran signifikan.

Gen Z alias Generasi Z kini mulai meninggalkan cara minum tradisional dan beralih ke minuman koktail kemasan kaleng atau ready to drink (RTD).

Kepraktisan dan efisiensi menjadi alasan utama di balik perubahan preferensi ini. Dibandingkan harus membeli berbagai bahan terpisah dan meracik minuman sendiri, Gen Z lebih menyukai kepraktisan koktail siap minum yang dapat dinikmati kapan saja tanpa perlu peralatan khusus.

Seperti dilansir foodandwine.com yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 22 September 2026, perubahan gaya hidup ini turut mengubah peta industri minuman global.

BACA JUGA:Jangan Asal Teguk, Ini Rahasia di Balik Anggur Ramah Lingkungan yang Jadi Tren Global

Produsen minuman alkohol kini berlomba-lomba menghadirkan varian koktail kalengan dengan bahan-bahan berkualitas tinggi untuk menyesuaikan selera pasar Gen Z.

Ada empat upaya yang dilakukan produsen minuman alkohol untuk menghasilkan bahan-bahan berkualitas tinggi.

Pertama, mengutamakan bahan alami dan kualitas premium. Berbeda dengan produk RTD era sebelumnya yang didominasi pemanis buatan dan perisa sintetis, tren koktail kalengan saat ini mengedepankan kualitas rasa.

Generasi Z cenderung memilih produk yang menggunakan jus buah asli, ekstrak botani, serta kandungan gula yang lebih rendah (low sugar).

BACA JUGA:Kejutan, Anggur Jenis Ini Dikirim ke Luar Angkasa, Bakal Jadi Minuman Termahal di Bumi?

Kedua, kesadaran kesehatan dan kontrol kadar alkohol. Gen Z dikenal lebih sadar akan kesehatan (health conscious) dibandingkan generasi sebelumnya.

Pilihan koktail kalengan memberikan kemudahan dalam mengontrol asupan kalori dan kadar alkohol (alcohol by volume/ABV).

Format porsi tunggal (single serve) dalam kaleng membantu mereka menikmati minuman secara lebih terukur.

Ketiga, kemasan estetis untuk media sosial. Faktor visual juga memegang peranan penting. Produsen merancang kemasan kaleng koktail dengan gaya visual minimalis, warna-warna pastel, dan tipografi modern.

BACA JUGA:Cuma di Juntos Bar & Grill, Sensasi Mencicipi 7 Varian Gin Mewah dari Bunga hingga Pepper Berry