Bukan Cuma Viral! Intip 5 Tren Makanan Gen Z yang Ubah Industri Kuliner Global
Gen Z menyukai makanan yang berbahan dasar protein nabati.-Makansedap.id-Columbia University Irving Medical Center
JAKARTA, Makansedap.id – Generasi Z (Gen Z) kini bukan sekadar konsumen, melainkan penentu arah masa depan industri makanan dan minuman (Food & Beverage/F&B) global.
Berdasarkan laporan terbaru dari Innova Market Insights yang dikutip Makansedap.id, Minggu, 5 April 2026, preferensi makan generasi ini bergeser dari sekadar 'rasa enak' menjadi pengalaman yang sarat nilai, teknologi, dan kesehatan mental.
Berikut adalah poin-poin utama tren makanan Gen Z yang perlu diketahui oleh pelaku industri dan konsumen:
1. Kualitas dan Keberlanjutan Jadi Standar Baru
Bagi Gen Z, keberlanjutan (sustainability) bukan lagi nilai tambah, melainkan ekspektasi dasar.
BACA JUGA:Incaran Wisatawan! Ini 12 Kedai Gelato Terbaik di Venesia yang Wajib Dicoba
Sebanyak dua per tiga Gen Z menganggap isu lingkungan sebagai hal serius yang memengaruhi keputusan belanja mereka. Mereka lebih memilih produk dengan klaim jejak karbon rendah dan transparansi sumber bahan baku.
2. Petualang Rasa: Asia dan Korea Jadi Primadona
Gen Z dikenal sebagai adventurous eaters. Sebanyak 56% dari mereka aktif mencari rasa baru saat berbelanja. Menariknya, hidangan Asia, terutama Korea, menjadi favorit karena menawarkan perpaduan rasa berani seperti pedas manis yang disertai narasi budaya yang kuat melalui media sosial.
3. Fokus pada Kesehatan Mental dan Kualitas Tidur
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang fokus pada diet fisik, Gen Z mencari fungsi 'ketenangan'.
Produk yang mendukung perbaikan suasana hati (mood support), peningkatan fokus, dan kualitas tidur kini sangat diminati. Camilan fungsional seperti cokelat pereda stres atau minuman dengan kandungan adaptogen menjadi tren yang terus tumbuh.
BACA JUGA:Ini Panduan Wisata Kuliner Gelato di Venesia
4. Gerakan Sober Curious: Sosial Tanpa Alkohol
Generasi ini mulai menjauhi konsumsi alkohol tanpa kehilangan momen bersosialisasi.