Kejutan, Anggur Jenis Ini Dikirim ke Luar Angkasa, Bakal Jadi Minuman Termahal di Bumi?

Kejutan, Anggur Jenis Ini Dikirim ke Luar Angkasa, Bakal Jadi Minuman Termahal di Bumi?

Ratusan biji anggur lokal khas Texas bakal diterbangkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk menjalani misi eksperimen radiasi kosmik selama enam bulan.-Makansedap.id-Forbes Texas A&M AgriLife Extension

- -

TEXAS, Makansedap.id — Peneliti dari Texas A&M AgriLife bersiap mengukir sejarah baru dalam dunia pertanian dan vitikultur.

Ratusan biji anggur lokal khas Texas bakal diterbangkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk menjalani misi eksperimen radiasi kosmik selama enam bulan.

Seperti dilansir foodandwine.com yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 22 September 2026, langkah visioner ini berpotensi melahirkan anggur (wine) pertama di dunia yang berasal dari tanaman berbenih antariksa.

Eksperimen yang menjadi bagian dari misi TAMU SPIRIT (Texas A&M/Aegis Aerospace Multi-Use Space Platform) ini dirancang untuk menguji ketahanan tanaman terhadap kondisi ekstrem luar angkasa.

BACA JUGA:Rahasia Segelas Anggur Segar, Mengapa Rasa Asam Justru Jadi Penyelamat Kualitas Wine?

Biji anggur tersebut disimpan dalam wadah pelindung khusus buatan mahasiswa teknik kedirgantaraan Texas A&M untuk memastikan biji tetap hidup walaupun terpapar radiasi kosmik.

Spesialis Vitikultur Texas A&M AgriLife Extension, Justin Scheiner, menjelaskan bahwa paparan radiasi kosmik di luar atmosfer Bumi diharapkan memicu mutasi genetik secara alami pada biji tanaman tersebut.

"Kami ingin memahami bagaimana paparan radiasi memengaruhi ekspresi genetik varietas anggur ini setelah ditanam kembali di Bumi," ujar Justin Scheiner.

"Bagi seorang pencinta wine, tentu sangat menarik jika mutasi acak ini menghasilkan varietas baru yang lebih unggul," kata Justin Scheiner.

BACA JUGA:Hong Kong Wine & Dine Festival, Rekomendasi Minum Wine dan Makan Gourmet

Terdapat tiga varietas anggur yang dipilih untuk misi ini, salah satunya adalah Lomanto, varietas bersejarah hasil racikan hortikulturis T.V. Munson pada awal abad ke-20.

Varietas ini dipilih karena sudah memiliki daya tahan alami terhadap penyakit, kekeringan, serta adaptasi tanah yang kuat.

Setibanya di Bumi nanti, biji anggur yang telah 'mengorbit' tersebut akan ditanam di kebun percobaan AgriLife Research di Thomas Ranch.

Peneliti akan membandingkan pola pertumbuhan, daya tahan, hingga kualitas buahnya dengan tanaman kontrol yang tidak pernah meninggalkan Bumi.

BACA JUGA:Hong Kong Wine and Dine Festival, Primadona Kamus Kuliner Hong Kong

Berita Terkait