Optimalkan Lahan Produktif, Warga Cipinang Melayu Panen Singkong dan Petai

Optimalkan Lahan Produktif, Warga Cipinang Melayu Panen Singkong dan Petai

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memanen singkong dan petai bersama warga di lingkungan RW 09, Jalan Radar Utara, Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat, 2 Oktober 2026.-Makansedap.id-Pemkot Jakarta Timur

- -

JAKARTA, Makansedap.id - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memanen singkong dan petai bersama warga di lingkungan RW 09, Jalan Radar Utara, Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kegiatan panen tersebut berlangsung setelah Munjirin memimpin aksi Gerebek Lumpur di Kali Sunter.

Panen bersama warga ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di wilayah RW 09 sekaligus menunjukkan upaya pemanfaatan lahan di lingkungan permukiman untuk mendukung ketahanan pangan.

Dari kegiatan tersebut, hasil panen singkong mencapai sekitar 15 kilogram, sedangkan petai yang dipanen sebanyak 40 papan.

BACA JUGA:Urban Farming Jadi Sarana Ketahanan Pangan dan Terapi Penghuni

Munjirin mengapresiasi warga yang telah memanfaatkan lahan di lingkungan permukiman untuk kegiatan pertanian produktif.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara optimal dapat menjadi langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah perkotaan.

“Cukup baik dan bagus ya, panen ini maksimal. Tadi kita cabut singkong besar-besar dan petainya cukup segar. Ini mewujudkan upaya ketahanan pangan yang optimal,” ujar Munjirin dalam keterangan resmi yang dibaca Makansedap.id, Jumat, 2 Oktober 2026.

Munjirin menilai, kegiatan pertanian yang dilakukan warga membuktikan lahan di kawasan perkotaan tetap memiliki potensi untuk menghasilkan bahan pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA:Kisah Ratusan Buah Golden Melon Dipanen dari Lahan Tak Terpakai di Rawamangun

Selain mendukung ketersediaan pangan, pemanfaatan lahan produktif juga dapat mendorong warga untuk lebih mandiri dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari.

Pemkot Administrasi Jakarta Timur berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Dengan demikian, lahan yang tersedia di lingkungan permukiman dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun meningkatkan nilai ekonomi bagi warga.

Berita Terkait