Raksasa Makanan Dunia Merugi di Amerika Utara? Bos Nestlé Blak-blakan Ungkap Kekecewaannya

Raksasa Makanan Dunia Merugi di Amerika Utara? Bos Nestlé Blak-blakan Ungkap Kekecewaannya

Direktur Keuangan (CFO) Nestlé, Anna Manz, mengungkapkan, eksekusi operasional di wilayah tersebut belum memenuhi harapan dan memerlukan pembenahan secara menyeluruh.-Makansedap.id-Christopher Doering/Food Dive

- -

Sebagai langkah peremajaan brand, Nestlé mulai mengekspansi Gerber ke segmen rehidrasi pediatrik melalui peluncuran produk minuman hidrasi anak.

Sementara pada kategori makanan beku, perusahaan mengalihkan strategi dengan mengincar tren konsumen baru, seperti sajian kuliner dunia, produk tinggi serat dan protein, serta variasi ukuran kemasan yang lebih fleksibel.

Meskipun menghadapi tantangan operasional, Nestlé mencatatkan pertumbuhan penjualan organik sebesar 2,8 persen di Zona Amerika pada kuartal kedua, dengan total penjualan mencapai 11,69 miliar dolar AS (sekitar 9,54 miliar franc Swiss).

Secara global, keseluruhan penjualan perusahaan pada periode tersebut mencapai 26,7 miliar dolar AS.

BACA JUGA:Kejutan, Anggur Jenis Ini Dikirim ke Luar Angkasa, Bakal Jadi Minuman Termahal di Bumi?

Nestlé menegaskan komitmennya untuk terus melakukan efisiensi portofolio secara agresif.

Langkah ini dilakukan dengan melepas bisnis yang dinilai kurang strategis, seperti lini suplemen vitamin harian, separuh portofolio air minum premium, dan sisa bisnis es krim, guna memfokuskan investasi pada kategori produk yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Berita Terkait