Cap Go Meh Gala Feast, Perjamuan Warisan Peranakan dalam Nuansa Merah, Emas, dan Doa Kemakmuran

Cap Go Meh Gala Feast, Perjamuan Warisan Peranakan dalam Nuansa Merah, Emas, dan Doa Kemakmuran

Imperial Prawn Money Bag-Makansedap.id-Tugu Hotels & Restaurant

- -

Seperti diketahui menu Imperial Prawn Money Bag adalah kantong kulit tahu renyah berisi udang segar dan water chestnut. 

BACA JUGA:Pengalaman Eksklusif Menikmati Orkestra dan Makan Malam Mewah di Sardine by K Club

Kuliner itu disajikan dalam mangkuk hitam dengan asap tipis yang mengepul. Bentuknya bukan aksidental, menyerupai pundi uang, dia adalah doa yang bisa dimakan, simbol harapan akan rezeki dan keberuntungan yang membuka malam perayaan.

Begitu pula dengan Tugu Lontong Cap Go Meh. Dalam rangka merayakan Cap Go Meh, Babah Koffie by Kawisari menghadirkan Tugu Lontong Cap Go Meh sebagai sajian khas Peranakan yang kaya makna dan cita rasa. 


Tugu Lontong Cap Go Meh-Makansedap.id-Tugu Hotels & Restaurant

Lontong daun bambu disajikan bersama ayam opor resep pusaka Mpok yang diwariskan secara lisan lintas generasi, dilengkapi lodeh labu siam dan udang segar, telur hitam, sate ayam, balado kentang irisan tipis, koya kedelai putih, serta peyek kacang yang menyatu dalam harmoni rasa. 

Hidangan ini merepresentasikan pertemuan budaya Tionghoa dan Nusantara yang telah berakulturasi selama berabad-abad dan terus hidup dalam tradisi kuliner hingga hari ini.

BACA JUGA: Ini Daftar Jenis Usaha yang Bawa Peruntungan di Tahun Kuda Api

Tidak ketinggalan Ronde Tiga Warna. Bola-bola ketan tiga warna, merah, putih, dan hijau, mengapung dalam kuah jahe yang hangat dan aromatik, berisi gula merah dan kacang cincang. 

Sederhana dalam tampilan, namun kaya makna. Tiga warna yang tidak saling melebur, tetapi hidup berdampingan dalam satu mangkuk, melambangkan harmoni dalam keberagaman yang dirayakan pada malam Cap Go Meh.

Menurut manajemen House of Tugu Jakarta, program ini merupakan bagian dari komitmen untuk merawat narasi sejarah Peranakan melalui pengalaman kuliner yang kontekstual.

“Cap Go Meh Gala Feast kami hadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Peranakan dan sejarah Kota Tua Jakarta. Melalui pengalaman bersantap ini, kami ingin menghidupkan kembali tradisi dalam ruang yang autentik dan relevan dengan masa kini,” ujar perwakilan manajemen House of Tugu Jakarta.

BACA JUGA: Tahun Baru Imlek 2026 di SCBD Weekland Dihadiri Titiek Soeharto dan Menpar, Hadirkan Barongsai hingga Cosplay

Perayaan tahun ini berlangsung dalam periode yang istimewa, ketika berbagai tradisi hadir berdampingan dalam kalender yang sama. Namun malam Cap Go Meh tetap menjadi pusat perhatian, dirayakan melalui perjamuan yang mengangkat warisan kuliner Peranakan dalam nuansa merah dan emas.


Ronde Tiga Warna-Makansedap.id-Tugu Hotels & Restaurant