Untuk menarik minat konsumen, Tempbar dikembangkan dalam tiga pilihan rasa, yaitu Chocolate, Matcha, dan Salted Caramel, dengan kemasan individual yang praktis dibawa dan dikonsumsi saat beraktivitas.
“Tempbar merepresentasikan visi kami terhadap masa depan inovasi pangan Indonesia. Tempe adalah bagian dari warisan pangan kita, dengan potensi yang jauh melampaui bentuk tradisionalnya. Melalui Tempbar, kami membawa potensi tersebut ke dalam format modern yang kami kembangkan untuk bersaing di pasar global. Australia adalah langkah awal dari perjalanan yang lebih besar,” kata President Commissioner PT Inti Food Sejahtera, Aditya Rumanda seperti dilansir dari Food Dive yang dibaca Weradio.co.id, Rabu, 21 Oktober 2026.
PT Inti Food Sejahtera sendiri merupakan perusahaan yang berfokus pada penciptaan, pengembangan, dan pertumbuhan merek pangan.
BACA JUGA:Nestlé Gandakan Investasi di Meksiko Menjadi Rp 31,5 Triliun untuk Perkuat Produksi
Portofolio PT Inti Food Sejahtera mencakup berbagai pendekatan terhadap bahan pangan dan kesempatan konsumsi.
Salah satu brand mereka, Grainkind mengembangkan produk camilan berbasis biji-bijian, termasuk biskuit oat tanpa gula dan biskuit tinggi serat.
Sementara itu, Tempbar mengeksplorasi protein bar berbahan tempe, serta Sneku camilan sehat berbasis pisang.
Melalui portofolio tersebut, Inti Food Sejahtera berupaya menunjukkan bahwa inovasi pangan tidak selalu harus berangkat dari bahan yang sepenuhnya baru.
BACA JUGA:Bambu Bakar King Prawn Manggarai, Wujud Kelezatan Kuliner Khas Pesisir Timur Indonesia
Bahan pangan yang telah dikenal konsumen dapat dikembangkan kembali melalui pendekatan produk, format, dan pengalaman konsumsi yang berbeda.
“Melalui pengembangan Tempbar dan brand camilan sehat lainnya, kami berharap dapat terus memperkuat posisi sebagai perusahaan pengembang merek pangan yang menghadirkan nilai tambah melalui inovasi, sekaligus membawa potensi bahan pangan Indonesia kepada konsumen yang lebih luas,” tutup Aditya.