JAKARTA, Makansedap.; - Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Yogi Prabowo mengatakan ada sejumlah gejala patah tulang yang perlu diwaspadai. Dalam keterangan resmi yang diterima Makansedap.id, di Jakarta, Selasa, 30 Juli 2024, dr Yogi Prabowo mengatakan patah tulang biasanya disebabkan oleh trauma berat. Misalnya, faktor kecelakaan atau karena trauma lainnya. Namun, patah tulang yang tidak wajar biasanya disebabkan oleh trauma yang tidak berat. "Jadi, misalnya hanya kecengklak saja patah. Atau ketika dia memutar kunci saja patah. Atau, sedikit terpleset dia patah. Nah, ini kita mesti waspadai. Ini satu kondisi patah tulang yang tidak wajar. Dan, ini biasanya disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu yang bisa menyerang tulang," kata dr Yogi Prabowo. Sejumlah penyakit, kata dr Yogi Prabowo, dapat menyebabkan tulang menjadi lemah. Misalnya, infeksi, tumor, atau kelainan metabolik. Patah tulang tak wajar, dapat terjadi secara gradual, misalnya pada orang tua yang tulangnya sudah lemah, atau pada anak-anak. "Jadi patah tulang tidak wajar itu bisa langsung patah gitu ya, dan menimbulkan disabilitas ataupun penurunan fungsi," ujar dr Yogi Prabowo.
Ngeri, Ini Pemicu Gejala Patah Tulang Tak Wajar
Rabu 31-07-2024,03:47 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar">
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar" style="color:#333">
Terkini
Senin 19-10-2026,20:02 WIB
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
Sabtu 17-10-2026,00:48 WIB
Jajaghu Restaurant dan Babah Koffie by Kawisari Masuk Merchant Indonesia Restaurant Month 2026
Sabtu 17-10-2026,00:14 WIB
Ini Alasan Sereal Sarapan Disulap Jadi Camilan Sehat Kaya Nutrisi
Jumat 16-10-2026,21:49 WIB
Nestlé Gandakan Investasi di Meksiko Menjadi Rp 31,5 Triliun untuk Perkuat Produksi
Rabu 14-10-2026,23:13 WIB