JAKARTA, Makansedap.; - Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia atau PABSI menargetkan atletnya menyabet medali emas Olimpiade Paris 2024. "Di Olimpiade Paris 2024, kami mempunyai potensi mendapatkan medali emas. Sebab, kita mempunyai dua atlet muda yang sekarang rangking satu dan rangking dua," kata Ketua Umum Pengurus Besar PABSI, Rosan Perkasa Roeslani saat menjadi salah satu narasumber sesi talkshow dalam acara Rapat Anggota dan Kongres Luar Biasa Komite Olimpiade Indonesia 2024 di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2024. Kedua atlet yang berada di rangking satu dan dua dunia itu masing-masing Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah pada kelas yang sama yaitu 73 kg putra. Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, lifter andalan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, memecahkan rekor dunia angkat besi saat bertanding dalam Asian Games 2022 lewat angkatan clean and jerk seberat 201 kg. Kondisi ini, kata Rosan Perkasa Roeslani, sebenarnya menjadi tantangan sendiri bagi PABSI. Sebab, kedua lifter tidak bisa dikirim untuk tampil dalam Olimpiade Paris 2024. "Dalam aturan Olimpiade kita tidak bisa kirim dua atlet di kelas yang sama. Kalau dulu boleh," ujar Rosan Perkasa Roeslani.
PABSI Targetkan Sabet Emas Olimpiade Paris 2024
Jumat 08-03-2024,19:41 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar">
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar" style="color:#333">
Terkini
Senin 19-10-2026,20:02 WIB
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
Sabtu 17-10-2026,00:48 WIB
Jajaghu Restaurant dan Babah Koffie by Kawisari Masuk Merchant Indonesia Restaurant Month 2026
Sabtu 17-10-2026,00:14 WIB
Ini Alasan Sereal Sarapan Disulap Jadi Camilan Sehat Kaya Nutrisi
Jumat 16-10-2026,21:49 WIB
Nestlé Gandakan Investasi di Meksiko Menjadi Rp 31,5 Triliun untuk Perkuat Produksi
Rabu 14-10-2026,23:13 WIB