JAKARTA, Makansedap.; – Taro, pionir makanan ringan jenis net, berusaha membangun budi pekerti dan kemandirian pada diri anak-anak lewat Taro Junior Dash dalam Wondr Jakarta Running Festival di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 12 Oktober 2024. Taro Junior Dash diikuti oleh ratusan anak berusia 4-12 tahun. Kegiatan ini merupakan event lari yang dirancang khusus untuk anak-anak. Melalui Taro Junior Dash, Taro siap menggabungkan aktivitas olahraga dan petualangan untuk terus membangun budi pekerti dan kemandirian anak. Lima konsep nilai dasar budi pekerti yang ditanamkan kepada peserta Taro Junior Dash, yaitu compassion (kepedulian), integrity (dapat diandalkan), courage (keberanian), resilience (ketangguhan), dan creativity (kreativitas). Nilai-nilai ini menjadi fondasi bagi tumbuh kembang generasi masa depan yang berkarakter kuat. “Pengalaman langsung adalah kegiatan paling efektif untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada anak. Hal ini terbukti dari feedback positif para peserta Taro Rangers Camp sebelumnya,” jelas VP Marketing Snacking FKS Food Sejahtera, Riza Arief Rahman dalam keterangan resmi yang diterima Makansedap.id, Senin, 14 Oktober 2024.
Cara Taro Membangun Budi Pekerti Anak lewat Olahraga
Senin 14-10-2024,16:35 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar">
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
https://www.makansedap.id/" title="Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar" style="color:#333">
Terkini
Senin 19-10-2026,20:02 WIB
Dampak Udara Beracun, Kedai Makanan Legendaris di Singapura Terancam Gulung Tikar
Sabtu 17-10-2026,00:48 WIB
Jajaghu Restaurant dan Babah Koffie by Kawisari Masuk Merchant Indonesia Restaurant Month 2026
Sabtu 17-10-2026,00:14 WIB
Ini Alasan Sereal Sarapan Disulap Jadi Camilan Sehat Kaya Nutrisi
Jumat 16-10-2026,21:49 WIB
Nestlé Gandakan Investasi di Meksiko Menjadi Rp 31,5 Triliun untuk Perkuat Produksi
Rabu 14-10-2026,23:13 WIB